Gereja Katolik St. Stefanus Paroki Cilandak

Paroki Cilandak - KAJ

Gereja Katolik Santo Stefanus

Facebook Twitter

Warta Paroki

“Mengampuni Sebanyak 490 Kali?”

 RENUNGAN MINGGU BIASA XXIV A

Dalam satu sharing kitab suci yang mengisahkan tentang perumpamaan tentang pengampunan dalam Matius 18: 21-35, kepada anak-anak SMP sebuah sekolah Katolik di Lampung, saya menanyakan apa yang dimaksud dengan kata-kata Yesus, “Mengampuni 70 kali 7 kali”? spontan ada seorang anak yang menjawab dengan lantang,’ Mengampuni sebanyak 490 kali Romo!”. Saya hanya bisa tersenyum mendengar jawaban lantang anak itu, namun kemudian saya menjelaskan kepada mereka.

Saudara-saudari terkasih hari ini kita merenungkan kisah Injil tentang perumpamaan pengampunan dalam Matius 18: 21-35. Kisahnya adalah percakapan Petrus dengan Yesus. Pet-rus bertanya kepada Yesus,”Tuhan sampai berapa kali aku ha-rus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”. Yesus menjawab, ”Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” Dari pertanyaan ini nampak jelas bisa kita pahami, bahwa Petrus menanyakan batasan mengampuni dan Yesus ingin menekankan tentang mengampuni tanpa batas. Yesus mengajak kita sebagai murid-muridNya untuk tidak mem-batasi pengampunan. Mengapa? Menjawab itu kisahnya berlanjut, tentang seorang hamba yang berhutang 10000 talenta dan tidak mampu membayar pada waktunya, sehingga dia minta kesabaran dan kemurahan hati raja untuk memberi tenggang waktu pembayaran hutang. Namun hati raja tergerak oleh belaskasihan akan hamba itu, sehingga ia membebas-kannya dan menghapuskan hutangnya. Waahhhh…. Luarbiasa kebaikan hati sang raja. Saudara-saudari talenta pada zaman Yesus dipakai untuk menyebut mata uang pada zaman itu. Harga satu talenta sama dengan 6000 dinar, sedangkan satu dinar dalah upah bekerja 1 hari. Hamba pertama ini mempunyai hutang 10000 talenta, kita bisa menghitung be- tapa banyaknya hutangnya kalau dipecahkan dalam dinar, menjadi 60.000.000 dinar. Kalau hamba pertama ini bekerja, sampai berapa lama dia bisa melunasi meski diberi tenggang waktu oleh sang raja? Hemm… sepertinya mustahil. Tapi apa yang terjadi justru diluar perkiraan hamba pertama, karena dia dibebaskan dan semua hutang dihapuskan oleh raja. Namun apa yang memprihatinkan kemudian adalah sikap hamba pertama ini kepada hamba kedua, yang punya hutang 100 dinar kepada hamba pertama tadi. Hamba kedua minta tenggang waktu pelunasan hutang, dan tidak minta penghapusan hutang. Hutang 100 dinar berarti sebenarnya bisa dilunasi dengan 100 hari bekerja, dan ini wajar. Namun tidak diberikan tenggang waktu dan bertindak jahat kepada hamba kedua. Kemudian sang raja mendapat laporan perbuatan hamba pertama menyebut hamba pertama ini adalah hamba yang jahat, karena tidak mau mengasihani kawannya seperti Raja mengasihani dia (hamba pertama). Hamba pertama berbuat jahat, dengan me-nangkap hamba kedua, mencekik, menagih hutang dan bahkan menjebloskan kawannya yaitu hamba kedua ke dalam penjara, karena tidak mampu melunasi hutangnya. Hamba pertama ini merupakan gambaran pribadi manusia yang tak mengenal belaskasihan. Yesus mengajak Petrus untuk sadar bahwa kita lebih dulu diampuni tanpa batas oleh Bapa, maka kita diajak mempunyai sikap yang sama, untuk mempunyai sikap belaskasih.

Saudara-saudari yang terkasih, Minggu lalu kita diajak mensyukuri dan sekaligus merenungkan bahwa Gereja merupakan komunitas yang saling menyelamatkan melalui sikap saling menasihati dan mendoakan, Minggu ini kita masuk dalam salah satu karakter murid Kristus yaitu mengampuni. Ada banyak pesan yang bisa kita petik, namun pesan yang kuat adalah tentang pengampunan sesuai dengan judul perikopa hari ini. Perikopa ini mengakhiri dengan kalimat,”Maka BapaKu yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.” Kalimat ini menegaskan sikap kita kepada sesama menentukan sikap Allah kepada kita. Hamba yang tak mengenal belaskasihan gagal memahami contoh dari raja, dan kekejamannya terhadap hamba yang lain berakibat penarikan kembali pengampunannya sendiri.

Saudara-saudari terkasih, mengakhiri permenungan hari ini, saya kutip pesan Paus Fransiskus tentang pentingnya pengampunan dalam keluarga yang beliau sampaikan di Kuba pada 22 September 2015 saat kunjungan merayakan Hari Komunikasi Se-Dunia.

“Tidak ada keluarga yang sempurna. Orang tua kita tidak sempurna. Kita tidak sempurna dan tidak menikah dengan orang yang sempurna. Maka kita juga punya anak yang tidak sempurna.
Kita mengeluh satu kepada yang lain. Kita kecewa satu terhadap yang lain. Karena itu tidak ada pernikahan yang sehat dan tidak ada keluarga yang sehat tanpa adanya
PENGAMPUNAN.
Pengampunan sangat penting untuk kesehatan emosional dan keselamatan spiritual kita. Tanpa pengampunan, keluarga menjadi panggung konflik, benteng penuh keluhan. Tanpa pengampunan, keluarga menjadi sakit.
Pengampunan mensterilkan jiwa. Membersihkan pikiran dan memerdekakan hati. Semua orang yang tidak mengampuni tidak mempunyai kedamaian jiwa dan persekutuan dengan Allah. Sakit hati adalah racun yang membuat sakit dan membunuh. Memelihara luka dalam hati adalah penghancuran diri sendiri. Orang yang tidak mengampuni akan sakit secara fisik, emosional dan spiritual. Karena itulah keluarga harus menjadi tempat kehidupan bukan tempat kematian. Keluarga adalah sarang kesembuhan, bukan penyakit.
Panggung pengampunan,bukan rasa bersalah.
Pengampunan membawa kegembiraan sedang kesedihan membawa luka.
Pengampunan membawa kesembuhan sedang kesedihan membawa penyakit.”

Berkah Dalem †
FX. Joko Susilo, SCJ

PENANGGALAN LITURGI 2017 TAHUN A/I

Disusun oleh: Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia

  

Senin, 18 September : Hari Biasa Pekan XXIV (H). 1Tim. 2:1-8; Mzm. 28:2,7,8-9; Luk. 7:1-10.

Selasa, 19 September : Hari Biasa Pekan XXIV (H). 1Tim. 3:1-13; Mzm. 101:1-2ab,2cd-3ab,5,6; Luk. 7:11-17.

Rabu, 20 September : Peringatan Wajib St. Andreas Kim Taegõn, Imam dan Paulus Chõ Hasang dkk. Martir-Korea (M). 1Tim. 3:14-16; Mzm. 111:1-2,3-4,5-6; Luk. 7:31-35.

Kamis, 21 September : Pesta St. Matius, Rasul-Penginjil (M). Ef. 4:1-7,11-13; Mzm. 19:2-3,4-5; Mat. 9:9-13 .

Jumat, 22 September : Hari Biasa Pekan XXIV (H). 1Tim. 6:2c-12; Mzm. 49:6-7,8-9,17-18-20; Luk. 8:1-3.

Sabtu, 23 September : Peringatan Wajib St. Pius dari Pietrelcina (Padre Pio), Imam (P). 1Tim. 6:2c-12; Mzm. 144:1a,2abc,3-4; Luk. 8:4-15.

Minggu, 24 September : Hari Minggu Biasa XXV (H). Yes. 55:6-9; Mzm. 145:2-3, 8-9,17-18; Flp. 1:20c-24,27a; Mat. 20:1-16a


  

P   E  N  G  U  M  U  M  A  N


 

PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pasangan yang diumumkan untuk pertama kalinya:

 

Georgious Jovinto: Putra dari Antonius Praviedya Poernomo & Caecilia Herijanti Poernomo (Lk. Keluarga Kudus) akan menikah dengan Gabriella Pravieyanti Poernomo: Putri dari Rudi Siswanto Joseph & Anthonia Yovita Ary Mulyaning (Lk. St. Oktavianus).

Ruth Andika Kristel Sinaga: Putri dari Anton Sinaga & Aida Hutagaol (Keluarga Kudus) akan menikah dengan Bernadus Pradipta Dinar Utomo: Putra Gregorius Bernard Ibnu Sudiro & Caecilia Oetami Danar Dewi (Paroki Sidoarjo, Gereja Salib Suci).

 

Isabela Amelia Irwan: Putri dari Ivan I. Suryadi Irawan & Veronica Liong Lioe Fong (Lk. Maria Ratu Damai) akan menikah dengan  Billy Septian: Putra dari (David Harapan & Theng Li Hwa (Serpong, Tangerang Selatan).

 

Erika Tyas Septiriani: Putri dari A. Andono & M. A. Tuty Gunarti (Lk. Maria Ratu Damai) akan menikah dengan Agung Permadi: Putra dari Udio Riyanto & Sri Sulastri (Cipinang Cempedak, Jakarta Timur).

 

Pasangan yang diumumkan untuk kedua kalinya:

Trimurni Prestasi Stella Maris Ina Nogo Mandala Putri Diaz: Putri dari  Agustinus Soge L. Diaz & Theresia Patty Diaz (Lk. Romo Sanjoyo) akan menikah dengan Nurmansyah: Putra dari Reban & Halimah (Tangerang Selatan)

 Antoinette Audrey Goni: Putri dari Fransiscus Xaverius Roy Goni & Christina Junianti (Lk. Maria Ratu Damai) akan menikah dengan Christophorus Dendy Cestayoga Iswarajati: Putra dari Carolus Baromeus Issadarudjati & Waratisni Handayanti (Paroki Bekasi, Gereja St. Arnoldus Janssen).

 

Fransisca Ira Septiani Pujiastuti: Putri dari Egbertus Samsi Utomo & Maria Anne Warningsih (Lk. St. Oktavianus) akan menikah dengan Daryn William Suharto: Putra dari Stephen Suharti – Elsie Annie Suharto Paroki Bekasi, Gereja St. Arnoldus Janssen).

 Stefanus Wangsit Jati Terran: Putra dari Isidorus Wahyu Subagyo & Rita Murdiati (Lk. Sta. Maria Fatima) akan menikah dengan Maria Fatima Henny Purwonegoro: Putri dari Stephen Suharti – Elsie Annie Suharto (Paroki Bontang, Gereja St. Yosef).

 

Austine Fang Xia: Putra dari Fang Guoliang & Wang Wenman ( Lk. St. Dionisius) akan menikah dengan Felicia Fiyoza Kartika Andriani: Putri Robertus Djati Kartika Sarjono & Paulina Kristiyanti Budi Reni (Paroki Lubang Buaya, Gereja Kalvari).

 

Francisca Maya Sari Widjaja: Putri dari Yohanes Harsono Widjaja & Jo Liong Nio (Lk. St. Paulinus) akan menikah dengan Fredericus Andy Handoyo: Putra dari Unang Handoyo & Julianti Santoso (Paroki Blok Q, Gereja Sta. Perawan Maria). 

 

Pasangan yang diumumkan untuk ketiga kalinya:

 Katarina Rika Chandra: Putri dari Joseph Sugianto Alexchandra & Lidiana Setiawan (Lk. St. Ursula) akan menikah dengan Yohanes Harsoyo Wahono: Putra dari Budi Wahono & Susi Susana (Lk .Maria Bunda Setia ).

 

Antonius Abraham Tarigan: Putra dari  Sofian Tarigan & Anna Indrayanti (Lk. St. Cleme­ntus) akan menikah dengan Wingky Enggrina Vanin: Putri dari Gunawan & Sri Delly Yuliati (Serpong, Kota Tangerang Selatan)


Bagi Umat yang mengetahui halangan rencana perkawinannya, wajib mem­beri­­tahu­kan Pastor Paroki.

 

1. PERAYAAN EKARISTI HARI ULANG TAHUN PERKAWINAN (HUP)

bagi Bapak dan Ibu yang pada bulan Juni - Agustus merayakan Ulang Tahun Perkawinan diundang untuk hadir dalam Perayaan Ekaristi Hari Ulang Tahun Perkawinan yang diadakan pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017, pkl. 17.30, di Gereja. Setelah itu acara dilanjutkan dengan Ramah Tamah di Gedung Leo Dehon lantai 2.

Undangan sudah dibagikan melalui kotak surat lingkungan dan yang belum menerima undangan, mohon berita ini diterima sebagai undangan.

 

2.  REKOLEKSI ORANGTUA ANAK CALON BAPTIS

Rekoleksi akan diadakan Minggu, 27 Agustus 2017 pkl. 11.30 di Gedung Leo Dehon lantai 2. Rekoleksi tsb. wajib diikuti oleh orangtua (tidak boleh diwakilkan) dan wali baptis. For­mulir Baptisan Bayi dapat diminta di Ketua Lingkungan atau di Sekretariat Paroki. Harap dikembalikan ke Sekretariat Paroki Rabu, 23 Agustus 2017.

 Penerimaan Sakramen Baptis dilaksanakan Minggu, 03 September 2017 pkl. 11.30.


 

3. ADORASI/PENYEMBAHAN SAKRAMEN MAHAKUDUS 31 Agustus 2017

diadakan pkl. 19.00 di Aula Gd. Leo Dehon.


4. PERAYAAN EKARISTI JUMAT PERTAMA – 01 SEPTEMBER 2017

Perayaan Ekaristi Jumat Pertama Paguyuban Lansia, diadakan di Gereja pkl. 08.30.

Perayaan Ekaristi Jumat Pertama (umum) dimulai pk. 18.00 di Gereja.

 

5. KERASULAN KITAB SUCI/KKS

Yesus datang dari Nazaret bergabung dengan orang-orang lain dibaptis oleh Yohanes (Mrk 1:9-11). Roh Kudus turun atas Yesus, suara dari surga menyatakan Yesus adalah Anak Allah. Roh itu kemudian membawa Yesus ke padang gurun. Disana Yesus dicobai Iblis selama 40 Hari (Mrk 1:12-13).

Roh inilah yang akan menyertai Yesus dalam karya-Nya. Kemudian Roh ini pula menyertai para rasul dalam pekerjaan baru mereka. Silahkan hadir pada KKS, Selasa, 22 Agustus  2017, pkl 19:00 – 21:00 di Gd. Leo Dehon lt. 3. Bp. YM. Seto Marsunu, MTh akan memberi pengajaran: “Yesus Dibaptis - Dicobai.” Persiapkan diri Anda dengan terlebih dahulu membaca Injil Markus 1:1-13. Mohon setiap lingkungan agar mengi­rim­kan umatnya mini­mal 2 orang.


6.  SEKSI KATEKESE

Divisi Pendidikan Agama Katolik/PAK; Menerima pendaftaran siswa/i yang bersekolah di negeri, swasta non katolik atau international school untuk mengikuti Pelajaran Agama Katolik di Gedung Leo Dehon lantai 2 setiap hari minggu jam 11:00- 12.30 WIB, dari SD Kelas 1 s/d SMA Kelas 12. Pendaftaran terakhir 23 Juli 2017 di Sekretariat Paroki atau da­pat juga menghubungi Bp. Frans Leu 0813.84 129084.


7.  PERSEKUTUAN DOA KARISMATIK KATOLIK/PDKK

Rabu 23 Agustus, pagi pkl. 10.00: mengadakan Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh Pastor Dedie Kurniadi, OFM. Setelah itu dilanjutkan dengan pelayanan doa pribadi.

Rabu 23 Agustus malam pkl. 19.30: di Gedung Leo Dehon: renungan dibawakan oleh Agustus Irena Herdianto. Tema “Kemana Arah Hidupku?”


8.  PERSEKUTUAN DOA USAHAWAN KATOLIK INDONESIA/PERDUKI CHAPTER SELATAN 2:

mengundang Umat Paroki St. Stefanus, untuk hadir dalam firman dan Pujian bersama Bp.  Thomas Juswanto Prananto. Rabu, 23 Agustus 2017 pkl. 19.00, di Gd. Grand Central, lantai 2/ seberang GOR Bulungan, Jl. Bulungan Raya. Tema "Kelola Bisnis Dengan Benar atau Gagal?"


9. PUTRA-PUTRI ALTAR (PPA)

Pendaftaran/pengembalian formulir PPA; paling lambat 27 Agustus 2017. Kami sangat mengharapkan peran orangtua agar mendorong putra-putrinya untuk terlibat aktif dalam pelayanan di Gereja menjadi PPA. Formulir dikem­balikan di Ruang PPA atau di Sekretariat. Informasi dan pendaftaran silakan menghubungi: Andin 0857.16297919; Angie 0812. 10259012 atau Elsa 0812.94786207.


10. PENDAFTARAN PEMAZMUR

Komunitas Pemazmur St. Stefanus membuka pendaftaran seleksi yang akan diadakan pada 17 dan 24 September 2017 pkl. 11.00-selesai. Formulir sudah dibagikan melalui kotak surat lingkungan dan kelompok kategorial. Mohon agar para ketua Lingkungan atau kelompok kategorial untuk menindak-lanjuti informasi ini. Pendaftaran dan keterangan lebih lanjut silakan menghubungi: Monic 0818.2285.39, Restu 0857.1024.5178.

 

11.  PELAYANAN SOSIAL EKONOMI/PSE

Bakti Sosial/BAKSOS Operasi Mata Katarak Gratis untuk masyarakat umum yang ku­rang mampu akan diadakan Minggu, 17 September 2017. Formulir pendaf­taran dapat diambil di Kantor PSE hari Senin dan Rabu pkl. 10.00 - 14.00, atau di Sekretariat Paroki Senin – Ming­gu, pkl. 08.00 – 16.00.

Amplop Ping; PSE tidak lagi menyediakan kotak sumbangan dan amplop warna ping di pintu-pintu Gereja. Terima kasih atau kepedulian umat selama ini.

 

12.   WISATA ROHANI WKRI – BANGKA BELITUNG

WKRI Cabang St. Stefanus akan mengadakan Tour Wisata Rohani ke Bangka Belitung pada 27 - 29 Oktober 2017  3 hari 2 malam.

Obyek wisata: Tanjung Pan­dan, Belitung Timur, SD Laskar Pelangi, Museum Kata Andrea Hirata, Kampung Ahok (galeri batik) Museum Geologi, Rumah Adat, Danau Kaolin, Pantai Tanjung Tinggi, Pangkal Pinang (pusat oleh-oleh) dan Ziarah: Goa Maria Kanaan dan Goa Maria Penyelamat Segala Bangsa.

Biaya Rp 4,3 juta/orang, DP 50% di bulan Agustus atau awal September, karena harga tiket pesawat sewaktu-waktu dapat berubah. Pendaftaran dan informasi hubungi: Ibu Suyitno 0858.68284459; Ibu Ning P 0838.75921816 atau Ibu Yuniar 0811.170313.


 

Dibutuhkan Tenaga SATPAM

Paroki Cilandak membutuhkan segera tenaga SATPAM dengan syarat-syarat sebagai berikut:

Usia maks. 35 th, SMU, tinggi badan min. 165 cm, dan beragama Katolik, lebih diu­tamakan ber­pengalaman kerja sebagai tenaga keamanan. Surat Lamaran dikirim/antar ke Sekretariat Paroki.


Loading...