Gereja Katolik St. Stefanus Paroki Cilandak

Paroki Cilandak - KAJ

Gereja Katolik Santo Stefanus

Facebook Twitter

Seni Instalasi Natal Gereja Stefanus di tahun 2015 dari bahan daur ulang

Seni Instalasi Natal Gereja Stefanus di tahun 2015 dari bahan daur ulang

Date : 25 Desember 2015
Time : 18 Desember 2015 - 8 Januari 2016
Venue : Altar Gereja St Stefanus

Berawal dari himbauan Bapa Paus tentang peran iman katolik kita terhadap lingkungan.  Penyelamatan manusia dan lingkungan bagaikan keping mata uang iman kita. Sudah lebih dari 4 tahun yang lalu, selain mengurangi sampah plastik dalam hidup kita dan banyak kegiatan lain menyelamatkan lingkungan, Keuskupan Agung Jakarta mengajak seluruh paroki untuk memakai bahan daur ulang sebagai hiasan altar dan gereja pada peringatan penting seperti Natal, Paskah atau lainnya.

Panitia Dekorasi Natal 2015 Paroki Stefanus Cilandak melihat dari sisi lain dalam keping penyelamatan lingkungan ini. Untuk mengenang hal ini Komsos St.Stefanus Cilandak menampilkan Seni Instalasi Kandang Natal 2015 sebagai suatu peristiwa penting. Bagaimana tema, sebab penyebab dan pembuatan instalasi kandang natal 2015 kiranya patut kita ketahui. Panitia pembuatan kandang dan hiasan Natal 2015 telah meload nya dalam youtube, silahkan dinikmati dan di share. Silahkan juga beri jempol Anda tanda "like". bila Anda suka.

Untuk tahun 2015 ini bahan pokok yang dipakai adalah bambu. Bambu tanaman yang banyak dijumpai di sekitar tempat tinggal umat paroki. Karena pembangunan yang tiada henti, lama kelamaan hutan-hutan bambu yang tadinya ada disebagian besar daerah Fatmawati, Pondok Indah, Rempoa dan Cilandak sudah berganti menjadi rumah-rumah gedung batu.

Kalau kita tengok kembali beberapa peralatan sehari-hari yang kita pakai dua dekade lampau, bahan baku bambu dan daun-daunan menjadi andalan. Tapi kini telah tergantikan dengan bahan plastik seiring makin terkikisnya tanaman-tanaman tersebut. Dengan menggunakan bambu pada instalasi kandang Natal dan sebagian besar perabot penampung tanaman di gereja, kita diingatkan lagi untuk menghindari penumpukan sampah plastik secara berlebihan yang dampaknya merusak lingkungan dan alam. Kita juga mengapresiasi kearifan lokal Indonesia terhadap tanaman-tanaman yang sungguh sangat berguna ini dan meneruskan kreativitas serta budaya milik bangsa sendiri dalam mengolah tanaman ini. Mari kita gunakan lagi bahan-bahan aman ini dalam kehidupan kita. 

Akhirnya, terima kasih atas hasil karya juga jerih payah panitia dekorasi Natal 2015 yang membuat kita semua bisa mengagumi ciptaan Tuhan.

Apakah Anda mau melihat kembali hiasan Natal di tahun-tahun sebelumnya yang tidak kalah menarik? Coba tengok gallery foto, mungkin bisa dilihat disana bila belum dihapus karena waktu tayangnya habis.

Suki Hartanto.

 

.

Loading...