Gereja Katolik St. Stefanus Paroki Cilandak

Paroki Cilandak - KAJ

Gereja Katolik Santo Stefanus

Facebook Twitter

Klinik Pratama Santo Stefanus

poli umumKLINIK PRATAMA

SANTO STEFANUS

  1. Poliklinik berada diluar gereja, tepatnya di jl. Muhasyim no 11 ( 100 meter jaraknya dari gedung gereja)

  2. Kami menyebutnya Klinik Pratama Santo Stefanus,  Melayani Poliklinik Umum dan Gigi,  


keduanya buka setiap hari Senin sampai Sabtu.
Pagi pukul: 09.00 - 12.00 lalu istirahat dan buka kembali sore pukul: 15.00 - 17.00.

Poli  gigi

Ada juga pelayanan khusus Pelayanan Pijat Refleksi yang buka setiap hari Selasa dan Kamis, pukul 09.00 - 12.00 ditempat yang sama.

Untuk informasi mengenai Pelayanan Kesehatan Paroki St. Stefanus Cilandak silakan menghubungi tlp. 021-7500612.


Berikut Visi Misi dan Sejarah Poliklinik Stefanus:

                                                                            
KLINIK PRATAMA SANTO STEFANUS

 

Sejarah berdirinya :            

- Tahun 1981 – 1985             

Dibentuk oleh Sie Sosial Paroki I yang di ketuai oleh ibu M.A.Th. Lily  Kandou. Awal mula menempati ruang darurat di ruang ganti pakaian Putera-Puteri Altar. Karena belum ada gedung dan belum dapat berdiri sendiri maka bekerjasama dengan Yayasan St.Antonius Padua  dari  Paroki  St.Antonius Padua (Bidara Cina) yang dikelola oleh Konggregasi Imam-Imam Hati Kudus Yesus ( SCJ = Congregatio Sacerdotum A Sacro Corde Jesu)

- Tahun 1986– 2003              

Menempati ruang di lantai dasar gedung Serba Guna

- Tahun 2003 – Sekarang

Pindah berlokasi seperti sekarang, di Jl.KH.Muhasyim IV No.11 RT.012 RW.06, Cilandak Barat,            Jakarta Selatan      

- Pada tanggal 8 Agustus 2003 berdasarkan Surat Izin No.047/BP-S/4-70-  03/YANKES/ VIII/03, perizinan untuk Penyelenggaraan Klinik St. Stefanus keluar dan berlaku sampai dengan tanggal 8 Agustus 2004.

- Pada tanggal tanggal 13 Januari 2009 keluar Surat Izin :

  • No.268 / BPU-T / 47003 / Yankes / I / 2014 perizinan untuk Balai Pengobatan Umum (BPU) dan
  • No.269 / BPG-T / 47003 / Yankes / I /2014 perizinan untuk Balai Pengobatan Gigi (BPG) St. Stefanus dan berlaku sampai dengan tanggal 13 Januari 2014.

- Pada tanggal tanggal 10 Februari 2014 keluar Surat Izin :

  • No.0070 / KP-T / 47003 / Yankes / II / 2019 perizinan untuk Klinik Pratama ST. STEFANUS dan berlaku sampai dengan tanggal 10 Februari 2019.

 

 

Seiring dengan telah berjalannya kegiatan Poliklinik selama ini, maka Pengurus Dewan Paroki Gereja Santo Stefanus mengeluarkan surat pada (PDGP) No.048 / DP-PGDP/11/2014 tanggal 20 November 2014, penyelenggaraan Klinik Pratama St.Stefanus menjadi Seksi Kesehatan dengan drg.Shinta Wibowo selaku Ketuanya.


Visi :

Menjadi saksi hidup akan kasih Allah, karena Allah adalah Kasih (Deus Caritas Est)

            “….Jika Iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya

            adalah mati”. (Yak 2:14)

Misi :                                     

  • Misi Sosial tetap di kedepankan untuk menumbuhkan sikap peduli, mau saling membantu serta mendukung satu sama lain, sesuai dengan prinsip Injili untuk mau saling melayani melalui system Subsidiaritas.

Yang dimaksudkan disini adalah PELAYANAN TERBUKA yaitu melayani  masyarakat (pasien) yang mampu maupun yang tidak mampu.

Bagi yang mampu bisa melakukan “Pembayaran Lebih” u/ “Subsidi Silang”     

bagi yang tidak mampu. Hal ini disesuaikan dengan kondisi pasien (berdasarkan kepekaan dokter).

    

Tujuan :

- Melayani sesama dengan penuh kasih

            - Memberi perhatian agar umat mendapatkan perawatan kesehatan dasar

            - Supaya saudara-saudara yang miskin dan membutuhkan bantuan dapat

               terbantu kesehatannya.

           

Sasaran :

-  Umat di Paroki yang tidak mampu berdasarkan data dari ketua lingkungan yang mendapatkan Kartu Kuning (Dana Sehat/ DS)

-  Masyarakat umum yang tidak mampu

-        Semua warga masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

 

Nilai-Nilai yang dianut :

  • Yg pertama perlu diperhatikan adalah :  Melayani sesama (siapa saja yang memerlukan pertolongan dan dinilai perlu ditolong), dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat (Men Sana in Corpore Sano).
  • Gereja memperjuangkan dan membela nilai kehidupan selaras dengan ajaran iman Katholik yaitu cinta kasih, percaya pada Allah yg campur tangan dan menyertai peziarahan hidup.
  • Mengangkat harkat dan martabat manusia, khususnya umat Gereja dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

 

Sarana yang sudah tersedia :

  • Pengobatan Umum
  • Pengobatan Gigi
  • Pijat Alternatif Refleksi
  • Depo Obat

 

Sumber Daya Manusia :

  • Tenaga Medis :

            - Dokter Umum            : 6   orang

            - Dokter Gigi                : 13 orang

            - Perawat                       : 2   orang

 

  • Tenaga Non Medis :

             - Petugas Administrasi : 5   orang

 

 

Program Gerakan Jum’at Sehat (GJS) :

  • “ Gerakan Jum’at sehat, dokter bersama Tim Penggerak PKK masuk RW di Kota Administratif Jakarta Selatan “
  • Pencanangan Program dilakukan oleh Bapak Fauzi Bowo (Gubernur DKI) pada hari Kamis, tgl 26 Februari 2009 di Kantor Walikota Jakarta Selatan.
  • Dokter bersama PKK mendatangi masyarakat/individu ditingkat RT/RW, melakukan aksi kegiatan berupa pemeriksaan kesehatan, penyuluhan dan pembinaan kader setiap hari Jum’at pada Minggu II & IV.
  • Waktu Pelaksanaan :

            - Hari              : Jum’at pada Minggu II & IV

            - Waktu           : 09.00 Wib – selesai

            - Lokasi           : A. Jum’at II   di  Pemukiman

                                      B. Jum’at IV  di  Posyandu

  • Realisasi dari  Pencanangan  “ Program Gerakan Jum’at Sehat”  yang  dilaksanakan pada Minggu ke IV hari Jum’at  tanggal 27 Februari 2009 secara serentak di wilayah Jakarta Selatan. Sebagai awal program GJS ini, kami berkunjung ke RT.005 RW.06 mengingat lokasi Klinik Pratama St. Stefanus berada di wilayah RW.06.
  • Saat ini kegiatan Gerakan Jum’at Sehat (GJS) sudah mendapatkan penilaian. Dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan Ikatan Dokter Indonesia telah membahas program ini, dan pengurus IDI Jakarta Selatan sudah menyetujui untuk memberikan point 2 SKP dalam setiap kegiatan GJS.
  • Berlaku mulai dari perpanjangan Surat Ijin Praktek bagi Dokter Praktek Umum tahun 2007.
  • Pada tanggal 11 Agustus 2010 Balai Pengobatan St. Stefanus mendapatkan Sertifikat sebagai ucapan terimakasih atas Partisipasi dalam Gerakan Jum’at Sehat (GJS) di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan.
  • Pada tanggal 21 Februari 2012 Balai Pengobatan St. Stefanus untuk yang ke-2 (dua) kalinya mendapatkan Sertifikat sebagai ucapan terimakasih atas Partisipasi dalam Gerakan Jum’at Sehat (GJS) di Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta & Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan yang diserahkan langsung oleh bapak Fauzi Bowo selaku Gubernur DKI.

 


 

Loading...